Syarat & Ketentuan

Syarat & ketentuan yang ditetapkan di bawah ini mengatur penggunaan layanan yang ditawarkan oleh PT PEGADAIAN (Persero) melalui situs ini. Nasabah harus membaca syarat & ketentuan ini dengan seksama karena dapat berdampak kepada hak dan kewajiban Nasabah.

Dengan mendaftar dan/atau menggunakan situs ini maka Nasabah dianggap telah membaca, mengerti, memahami dan menyetujui semua isi Syarat & Ketentuan yang terdapat dalam situs ini. Jika Nasabah tidak menyetujui salah satu, sebagian, atau seluruh isi Syarat & Ketentuan, maka Nasabah tidak diperkenankan menggunakan layanan di situs ini. Nasabah memberikan tanda centang atau meng-klik box pada kolom yang tersedia dalam formulir sebagai bentuk persetujuan.

DEFINISI
  1. PT Pegadaian (Persero) adalah perusahaan yang didirikan berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia, berkedudukan di Jakarta Pusat, yang beralamat di Jalan Kramat Raya Nomor 162, berdasarkan Anggaran Dasar PT PEGADAIAN (Persero) sebagaimana termuat dalam Akta Pendirian PT PEGADAIAN (Persero) Nomor 01 tanggal 01 April 2012 yang dibuat dihadapan Nanda Fauz Iwan S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, dan telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan Nomor AHU-17525.AH.01.01 Tahun 2012 tanggal 04 April 2012 beserta seluruh perubahannya, selanjutnya disebut Pegadaian;
  2. Situs berarti situs https://digilend.pegadaian.co.id atau situs lain yang dinyatakan oleh Pegadaian dari waktu ke waktu;
  3. Produk Pinjaman Modal Produktif adalah penyaluran pinjaman dengan jangka waktu tertentu yang diberikan Pegadaian kepada Nasabah untuk tujuan produktif dengan berbasiskan pada hukum fidusia dengan jaminan berupa invoice / piutang;
  4. Nasabah atau Penerima Pinjaman atau Borrower adalah perusahaan berbadan hukum yang berbentuk PT atau PERUM, maupun yang tidak berbadan hukum yang berbentuk CV, yang menggunakan produk Pinjaman Modal Produktif dan memenuhi kriteria yang ditetapkan Pegadaian;
  5. Bouwheer atau Payor adalah pihak pemberi kerja yang memberikan pekerjaan atau menyuruh memberikan pekerjaan kepada Borrower dan membayar biaya atas pekerjaan yang dilakukan oleh Borrower;
  6. Objek Jaminan Pinjaman adalah invoice yang dimiliki oleh Borrower sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang Jaminan Fidusia;
  7. Invoice adalah hak pembayaran sejumlah uang dan hak kebendaan dari salah satu pihak kepada pihak lain akibat telah dipenuhinya suatu prestasi yang dimaksud dalam Purchase Order dan/atau Surat Perintah Kerja;
  8. Pinjaman adalah Uang Pinjaman yang selanjutnya disebut UP adalah sejumlah uang yang dipinjam oleh Nasabah kepada Pegadaian berdasarkan persetujuan dan kesepakatan utang-piutang;
  9. Pengguna atau User adalah masyarakat umum baik yang sudah menjadi Nasabah Pegadaian ataupun yang belum menjadi Nasabah yang menggunakan situs ini;
  10. User ID adalah identitas yang dimiliki oleh setiap Pengguna untuk login ke situs;
  11. Password adalah kode rahasia yang dimiliki dan digunakan Pengguna untuk login ke situs;
  12. Layanan notifikasi SMS adalah pemberitahuan oleh Pegadaian melalui SMS ke telepon selular Pengguna terkait transaksi dan layanan tertentu yang disediakan oleh Pegadaian;
  13. Layanan notifikasi Email adalah pemberitahuan oleh Pegadaian melalui email terdaftar milik Pengguna terkait transaksi dan layanan tertentu yang disediakan oleh Pegadaian;
  14. Pengajuan Pinjaman adalah proses pengajuan permohonan pinjaman Produk Pinjaman Modal Produktif (PMP) oleh Penerima Pinjaman / Borrower dan di input pada pengajuan pinjaman pada aplikasi Perusahaan;
  15. Tanda Tangan Elektronik adalah tanda tangan yang terdiri atas informasi elektronik yang dilekatkan, terasosiasi atau terkait dengan informasi elektronik lainnya yang digunakan sebagai alat verifikasi dan autentikasi sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang Informasi dan Transaksi Elektronik;
  16. Provider Digital Signature adalah pihak ketiga yang ditunjuk oleh Pegadaian untuk menyediakan layanan Tanda Tangan Elektronik yang meliputi Layanan Penerbitan Sertifikat Elektronik, pembuatan Tanda Tangan Elektronik, Document Management System dan/atau layanan terkait tanda tangan elektronik lainnya yang dinyatakan Pegadaian dari waktu ke waktu;
  17. Uji Tuntas Nasabah atau Customer Due Diligence selanjutnya disingkat CDD adalah tindakan berupa identifikasi, verifikasi dan pemantauan yang dilakukan oleh Perusahaan atas dokumen pendukung calon Nasabah / Nasabah untuk memastikan transaksi sesuai dengan profil, karakteristik dan / atau pola transaksi calon Nasabah / Nasabah;
  18. CDD secara Elektronik adalah CDD yang dilakukan oleh Perusahaan dengan menggunakan sistem elektronik;
  19. Jangka Waktu Pinjaman adalah jangka waktu pinjaman atau lamanya pinjaman pada Produk Pegadaian Modal Produktif dapat dilunasi, yang ditetapkan terhitung sejak tanggal pengiriman atas seluruh jumlah pinjaman (tanggal akad ditandatangani) sampai dengan tanggal jatuh tempo pinjaman;
  20. Tanggal Jatuh Tempo Pinjaman adalah tanggal batas akhir masa pinjaman Produk Pinjaman Modal Produktif sesuai dengan jangka waktu pinjaman sebagaimana tercantum pada perjanjian utang piutang, yaitu pada tanggal yang sama sampai dengan bulan yang mengakhiri jangka waktu kreditnya, dihitung sebesar maksimal 30 (tiga puluh) hari dari tanggal jatuh tempo pembayaran dari Invoice yang dijaminkan;
  21. Sewa Modal adalah sejumlah uang yang harus dibayar oleh Nasabah kepada Perusahaan sebagai imbalan atas jasa Perusahaan yang telah memberikan pinjaman, dihitung sejak tanggal akad pinjaman hingga tanggal jatuh tempo pinjaman;
  22. Denda Keterlambatan adalah sejumlah uang yang harus dibayar Nasabah sebagai akibat atas keterlambatan pembayaran pinjaman karena melebihi tanggal jatuh tempo pinjaman;
  23. Biaya Proses Penagihan adalah biaya sewa modal yang timbul akibat pembayaran pinjaman yang melebihi tanggal jatuh tempo;
  24. Rekening Giro Escrow adalah rekening giro milik Perusahaan pada Bank Rekanan yang berfungsi sebagai rekening penampungan sementara yang dipergunakan untuk menampung dana hasil penerimaan pembayaran atas Produk Pinjaman Modal Produktif dari Nasabah dan/atau keperluan lainnya;
  25. Virtual Account adalah nomor identifikasi yang melekat pada Rekening Giro Escrow, yang memuat nomor identifikasi Nasabah dan diperlukan untuk melakukan keperluan transaksi perbankan;

 

KETENTUAN CUSTOMER DUE DiLIGENCE (CDD) SECARA ELEKTRONIK

 

  1. Persyaratan CDD secara elektronik diantaranya:
    1. Pengguna melakukan upload identitas diri (KTP/PASSPORT, NPWP)
    2. Pengguna melengkapi data biometric, seperti wajah melalui foto selfie.
    3. Mengisi maksud dan tujuan transaksi.
  2. CDD elektronik dapat dilakukan oleh Perusahaan maupun pihak yang ditunjuk oleh Perusahaan dalam kaitannya dengan penggunaan situs dan layanan Perusahaan oleh Pengguna.

 

PENGAJUAN PRODUK PINJAMAN MODAL PRODUKTIF

 

  1. Pengguna dapat mengajukan permohonan pinjaman usaha melalui Produk Pinjaman Modal Produktif secara online melalui situs https://digilend.pegadaian.co.id.
  2. Pengguna mengajukan Pinjaman Modal Produktif dengan mengisi semua data yang diperlukan dengan benar, seperti namun tidak terbatas pada data diri, kegiatan usaha, agunan, serta mengirimkan semua dokumen dan informasi yang dibutuhkan.
  3. Pengguna wajib melengkapi persyaratan untuk CDD secara elektronik sebagaimana huruf B.

 

PERSYARATAN PRODUK PINJAMAN MODAL PRODUKTIF

 

  1. Kriteria Nasabah

    Yang dapat menjadi Nasabah adalah Badan Usaha Kecil, Menengah, atau Besar yang memiliki usaha produktif dan mempunyai invoice sebagai objek jaminan pinjaman.

  2. Identitas Nasabah
    1. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dari pemilik badan usaha atau perwakilan manajemen atau penanggung jawab badan usaha yang sah, serta valid lebih dari satu tahun dari waktu pengajuan pinjaman;
    2. Fotokopi NPWP badan usaha;
    3. Memiliki lokasi usaha yang tetap di dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  3. Memiliki usaha yang berbadan hukum ataupun tidak berbadan hukum yang sudah berjalan minimal 2 (dua) tahun dan menjalankan usahanya secara sah menurut Peraturan Perundang-undangan Republik Indonesia.
  4. Badan Usaha memiliki omzet minimal Rp 2,5 Miliar per tahun.
  5. Melengkapi dan mengunggah / upload dokumen badan usaha dan perizinan yang berlaku diantaranya:
    1. Fotokopi Akta Pendirian Perusahaan dan menunjukkan aslinya;
    2. Fotokopi Surat Keputusan (SK) Pengesahan Pendirian Perusahaan yang dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dan menunjukkan aslinya;
    3. Fotokopi Akta perubahan terakhir terkait Perubahan data Perseroan (jika ada) dan menunjukkan aslinya;
    4. Fotokopi Surat Izin Usaha dari pemerintah daerah, kementerian/dinas terkait seperti SIUP/SITU/SKDP/TDP/HO atau NIB dan menunjukkan aslinya;
    5. Salinan hasil RUPS yang paling terakhir dan terbaru yang sah dan sudah disahkan oleh Pemegang Saham, jika badan usaha yang mengajukan pinjaman memiliki struktur kepemilikan shareholder dalam bentuk saham; dan/atau
    6. Fotokopi atau salinan Angka Pengenal Ekspor dan/atau Angka Pengenal Impor yang sah dan masih berlaku, dan menunjukkan aslinya jika badan usaha yang mengajukan pinjaman melaksanakan usahanya dalam bidang ekspor dan atau impor; dan/atau
    7. Fotokopi atau salinan Surat Keterangan Distributor yang sah dan masih berlaku, dan menunjukkan aslinya jika badan usaha yang mengajukan pinjaman melaksanakan usahanya berperan sebagai distributor dari principal yang ada; dan/atau
    8. Fotokopi Surat Keterangan Usaha (dengan menunjukkan aslinya) dari Desa/Kelurahan/Kecamatan Instansi Pemerintah/pihak Swasta yang berwenang dan organisasi masyarakat yang diakui serta dibina langsung oleh Pemerintah.
  6. Melengkapi dan mengunggah dokumen keuangan :
    1. Laporan Keuangan Perusahaan (Audit maupun Non-Audit) selama minimal 2 (dua) tahun terakhir dari tanggal pengajuan pinjaman; dan/atau
    2. Home Statement pada akhir periode triwulan terakhir bulan berjalan apabila tanggal pengajuan masih belum genap 1 (satu) tahun dari tahun keuangan berjalan; dan
    3. Bank Statement atau Rekening Koran Perusahaan selama minimal 6 (enam) bulan terakhir.
  7. Melengkapi dan mengunggah dokumen barang jaminan:
    1. Fotokopi atau scan Invoice asli yang akan dijaminkan yang sudah distempel oleh Calon Nasabah dan diakseptasi oleh Payor atau Bouwheer;
    2. Tanda terima Invoice (Receipt Slip of Invoice) dari Payor yang telah di stempel basah untuk memastikan bahwa invoice yang dikirimkan oleh Nasabah / borrower benar-benar telah diterima oleh Payor;
    3. Perjanjian/kontrak kerja atas pekerjaan yang padanya terdapat Invoice terkait yang dibayarkan;
    4. Purchase Order (PO)/ Work Order (WO) / Job Order (JO) / Delivery Order (DO) atas pekerjaan yang padanya terdapat Invoice terkait yang dibayarkan, beserta tanda terimanya; dan/atau
    5. Surat Perintah Kerja (SPK) atas pekerjan yang padanya terdapat Invoice terkait yang dibayarkan; dan/atau
    6. Fotokopi Berita Acara Serah Terima Pekerjaan/Barang (BAST) yang ditandatangani oleh Nasabah / Borrower dan Payor atau dokumen lain yang sejenis yang menyatakan bahwa pekerjaan atau jasa yang dilakukan atau diberikan oleh Nasabah kepada Payor telah selesai dilakukan dan diterima oleh Payor.
  8. Persyaratan Objek Jaminan Pinjaman
    Objek Jaminan Pinjaman untuk Produk Pinjaman Modal Produktif adalah berupa Invoice dengan ketentuan sebagai berikut:
    1. Invoice harus diterbitkan oleh badan usaha;
    2. Invoice harus mengandung isi surat yang menerangkan adanya suatu penagihan atas suatu pembelian barang atau penyewaan suatu jasa;
    3. Invoice yang ada belum pernah dan tidak akan dijaminkan baik melalui skema bisnis yang sejenis maupun tidak sejenis kepada Perusahaan maupun kepada institusi keuangan lainnya, baik bank maupun non-bank atau platform penyedia jasa peer-to-peer lending;
    4. Isi surat dalam Invoice sekurang-kurangnya menggunakan Bahasa Indonesia atau menggunakan dual bahasa, dengan Bahasa Indonesia sebagai salah satu bahasa yang digunakan;
    5. Invoice harus memiliki poin yang lengkap seperti kop surat (opsional) atau identitas penjual (seller), judul surat penagihan, nomor Invoice, detail identitas pembeli atau pelanggan (customer), isi surat penagihan, list dan harga barang / jasa, nilai total tagihan, kolom tanda tangan, tanggal penerbitan Invoice, tanggal batas akhir pembayaran Invoice, dan lain-lain;
    6. Tanggal batas akhir pembayaran terhadap invoice yang akan dijaminkan harus berjarak minimal 30 (tiga puluh) hari dari tanggal pengajuan pinjaman;
    7. Terdapat nomor faktur pajak yang sah dan dapat divalidasi;
    8. Nominal pembayaran invoice adalah dalam kurs Indonesia Rupiah (Rp / IDR). Apabila dalam kurs mata uang asing, maka akan dikonversi ke dalam kurs Indonesia Rupiah (Rp / IDR) dengan menggunakan nilai tukar US Dollar pada saat tanggal pengajuan.

 

JANGKA WAKTU PINJAMAN DAN JATUH TEMPO

 

  1. Lamanya jangka waktu pinjaman adalah minimal 15 (lima belas) hari sampai dengan maksimal 180 (seratus delapan puluh) hari;
  2. Penentuan lama jangka waktu pinjaman mengikuti hari kalender;
  3. Jatuh Tempo Pinjaman adalah sesuai dengan jangka waktu pinjaman sebagaimana tercantum pada Perjanjian Utang Piutang antara Perusahaan dengan Nasabah.

 

PEMBAYARAN PRODUK PINJAMAN MODAL PRODUKTIF

 

Pembayaran pinjaman saat jatuh tempo dapat dilakukan oleh Nasabah maupun Payor secara non-tunai melalui transfer dana yang ditujukan pada Virtual Account yang telah di-generate, diinformasikan, dan disetujui Nasabah sebagaimana tertera pada Perjanjian Utang Piutang pada saat pengajuan pinjaman, dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Agar dilakukan sebelum jatuh tempo pinjaman, untuk menghindari timbulnya biaya keterlambatan;
  2. Apabila pembayaran dilakukan oleh Nasabah, pembayaran dapat dilakukan melalui transfer langsung ataupun melalui Standing Instruction ke nomor Virtual Account yang telah diberitahukan sebelumnya sesuai dengan jumlah kewajiban Nasabah;
  3. Apabila pembayaran dilakukan oleh Bouwheer / Payor, maka pembayaran pinjaman kepada Perusahaan sebesar 100% sesuai nilai Invoice melalui nomor Virtual Account;
  4. Pegadaian tidak melayani pembayaran pinjaman Produk Pinjaman Modal Produktif secara tunai atau cash.

 

BIAYA – BIAYA

 

  1. Nasabah berkewajiban membayar biaya-biaya yang timbul atas penyaluran pinjaman Produk Pinjaman Modal Produktif, yaitu Biaya Sewa modal, biaya administrasi yang merupakan biaya-biaya yang timbul saat pencairan pinjaman dan langsung dipotong dari besaran uang pinjaman yang dicairkan kepada Nasabah, dan biaya keterlambatan yang merupakan biaya-biaya yang timbul apabila pembayaran dilakukan melewati tanggal jatuh tempo pinjaman yang terdiri dari Denda Keterlambatan dan Biaya Proses Penagihan;
  2. Penentuan besaran biaya-biaya yang menjadi kewajiban Nasabah atas pinjaman yang diberikan disetujui bersama dalam Perjanjian Utang Piutang.

 

DOKUMEN-DOKUMEN YANG HARUS DITANDATANGANI NASABAH

 

Beberapa dokumen yang harus ditandatangani Nasabah diantaranya :

  1. Perjanjian Utang Piutang;
  2. Perjanjian Jaminan Fidusia;
  3. Perjanjian Cessie;
  4. Surat Kuasa Membebankan Jaminan Fidusia;
  5. Surat Kuasa Standing Instruction;
  6. Surat Standing Instruction;
  7. Surat Pernyataan Jaminan Invoice;

 

KEWAJIBAN NASABAH

 

  1. Menyerahkan barang jaminan kepada Perusahaan secara sukarela;
  2. Memastikan bahwa barang jaminan yang diserahkan tidak sedang dan atau akan dijaminkan ke pihak lain;
  3. Melakukan Standing Instruction terhadap rekening nasabah kepada Rekening VA Escrow yang ditentukan Pegadaian;
  4. Menyerahkan post-dated check (PDC) atau giro mundur;
  5. Melakukan pendaftaran / registrasi tanda tangan elektronik serta membuat akun pada Provider Digital Signature yang ditunjuk Pegadaian untuk Penanggung Jawab yang akan menandatangi dokumen-dokumen secara elektronik;
  6. Membayar sewa modal dan biaya-biaya yang telah ditentukan;
  7. Melakukan pelunasan pinjaman;
  8. Membayar denda apabila ada kewajiban yang tidak dilaksanakan;
  9. Menjaga barang jaminan dengan tidak mengalihkan kepada pihak lain;
  10. Menandatangani dokumen-dokumen yang terkait dengan penyaluran Produk Pinjaman Modal Produktif.

 

KEBIJAKAN DAN KETENTUAN PERUSAHAAN

 

Nasabah dengan ini menyatakan setuju pada kebijakan dan ketentuan yang ditetapkan Pegadaian dari waktu ke waktu, baik yang ada sekarang maupun yang akan dibuat di kemudian hari, berkaitan dengan:

  1. Administrasi dan operasional Pegadaian;
  2. Bentuk validasi/legalisasi yang dilakukan oleh Pegadaian atas setiap transaksi;
  3. Sewa Modal dan biaya-biaya yang timbul terkait dengan penyaluran pinjaman Produk Pinjaman Modal Produktif.

 

PENGGUNAAN DATA DAN PRIVASI

 

Nasabah disarankan agar tidak mengirimkan Data Pribadi atau data dan informasi lainnya tanpa membaca dan memahami terlebih dahulu Kebijakan Privasi dalam situs ini.

 

SITUS LAINNYA YANG TERHUBUNG MELALUI TAUTAN

 

Pegadaian dapat menyediakan tautan atau link ke situs-situs lain yang dimiliki, dioperasikan oleh Pegadaian, afiliasi dan anak perusahaan Pegadian atau layanan lain yang disediakan oleh Pegadaian, afiliasi dan anak perusahaan Pegadaian, serta para pihak ketiga serta informasi dan konten (termasuk namun tidak terbatas pada desain, teks, gambar grafis, foto, gambaran, gambar, video, perangkat lunak, musik, suara dan file lain, peringkat kredit, tarif, biaya, kuotasi, data historis, bagan, statistik, artikel) yang dimiliki atau yang berasal dari Pegadaian, afiliasi dan anak perusahaan Pegadaian atau layanan lain yang disediakan oleh Pegadaian, afiliasi dan anak perusahaan Pegadaian, serta para pihak ketiga.

 

PEMBEBASAN TANGGUNG JAWAB

 

Nasabah dengan ini membebaskan Pegadaian, pejabat Pegadaian dan/atau karyawannya dari tanggung jawab, tuntutan dan/atau gugatan hukum dalam bentuk apapun, ganti kerugian berapapun dan/atau dari pihak manapun sehubungan dengan:

  1. Data yang terdapat dalam kartu identitas diri dan/atau berikut dokumen-dokumen lainnya yang disyaratkan oleh Pegadaian tersebut tidak benar atau dokumen fisiknya ternyata tidak asli;
  2. Segala hal atau sesuatu yang berada di luar kemampuan Pegadaian, antara lain termasuk namun tidak terbatas pada pelaksanaan peraturan Pegadaian dan/atau peraturan pemerintah lainnya yang berlaku di Indonesia baik yang berlaku saat ini maupun yang akan datang, kondisi force majeure antara lain pemogokan, huru-hara, perang, perpecahan, keadaan darurat, bencana alam, situasi politik, kegagalan dalam penerapan teknologi baru atau pada fasilitas komputer;
  3. Kerugian yang diderita Nasabah sebagai akibat dari penipuan dan/atau penyalahgunaan tanda tangan atau identifikasi Nasabah lainnya dan kerugian akibat penyalahgunaan transaksi elektronik akibat penggunaan layanan dari situs ini.

 

PERNYATAAN NASABAH

 

Nasabah dengan ini menyatakan :

  1. Setuju untuk mengikatkan diri pada Syarat dan Ketentuan ini;
  2. Menjamin bahwa secara hukum cakap dan berwenang untuk melakukan perbuatan hukum menurut hukum Negara Republik Indonesia, termasuk untuk mengikatkan diri pada dan melaksanakan seluruh syarat dan ketentuan;
  3. Dalam hal membuat Akun Pengguna atau user atau menggunakan Layanan Pegadaian atas nama suatu persekutuan, firma, perusahaan, badan hukum, kementerian, lembaga atau organisasi, Pengguna memiliki kapasitas dan kewenangan untuk mewakili dan bertindak untuk dan atas nama persekutuan, firma, perusahaan, badan hukum, kementerian, lembaga atau organisasi tersebut, termasuk namun tidak terbatas untuk mengikatkannya untuk tunduk pada dan melaksanakan seluruh syarat dan ketentuan ini;
  4. Keterangan atau informasi yang diberikan Nasabah kepada Pegadaian adalah mengikat Nasabah dan Pegadaian. Jika diperlukan, Pegadaian berhak setiap waktu meminta tambahan keterangan atau informasi mengenai Nasabah;
  5. Menjamin bahwa informasi yang telah diberikan dan/atau dituliskan adalah benar;
  6. Bahwa salinan dokumen-dokumen yang disyaratkan oleh Pegadaian telah diserahkan kepada Pegadaian secara lengkap;
  7. Memberikan wewenang atau kuasa kepada Pegadaian untuk memberikan keterangan atau informasi serta salinan dokumen Nasabah kepada Instansi yang memiliki kewenangan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  8. Segera memperbarui data pada Pegadaian setiap kali terjadi perubahan pada data Nasabah;
  9. Bahwa setiap kuasa yang diberikan Nasabah kepada Pegadaian tidak dapat dibatalkan atau berakhir karena sebab apapun, termasuk karena sebab sebagaimana disebutkan dalam Pasal 1813 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Syarat dan Ketentuan ini;
  10. Bahwa uang pinjaman yang Nasabah terima bukan untuk tujuan pendanaan kegiatan pencucian uang, terorisme, dan tindak pidana lainnya sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan terkait yang berlaku;
  11. Tidak akan menuntut Pegadaian terhadap setiap kerugian dalam bentuk apapun yang terjadi karena kesalah pahaman atau tidak diberikannya data yang lengkap atau tidak dapat diterimanya pemberitahuan baik melalui telepon, faksimili, teleks, e-mail atau yang disebabkan karena keterlambatan/tidak sampainya surat yang dikirim oleh Nasabah kepada Pegadaian atau surat yang dikirim oleh Pegadaian kepada Nasabah.

 

PILIHAN HUKUM

 

  1. Syarat dan Ketentuan ini tunduk pada hukum Negara Republik Indonesia;
  2. Segala hal yang belum cukup atau tidak diatur dalam Syarat dan Ketentuan ini akan tunduk dan mengikuti ketentuan-ketentuan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia;
  3. Mengenai Syarat dan Ketentuan ini dan segala akibatnya, Pegadaian dan Nasabah sepakat untuk memilih tempat kediaman hukum yang tetap dan secara umum pada Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

 

LAIN-LAIN

 

Syarat dan Ketentuan ini dapat diubah dan/atau diperbarui dari waktu ke waktu, oleh karenanya Pegadaian menyarankan agar Nasabah membaca dan memeriksa syarat dan ketentuan ini secara seksama dari waktu ke waktu untuk mengetahu perubahan apapun. Dengan mengakses situs ini maka, Nasabah dianggap telah membaca dan menyetujui Syarat dan Ketentuan ini.

TERAKHIR DIPERBAHARUI PADA 26 FEBRUARI 2021